Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tax planning, thin capitalization, dan status multinasional terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori keagenan (agency theory) dan teori stakeholder. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh 39 perusahaan sampel selama 3 tahun (2022-2024) atau sebanyak 117 data observasi. Setelah dilakukan pengujian outlier, tersisa 97 data yang dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 26. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa: tax planning, dan status multinasional berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Sementara thin capitalization tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance
Copyrights © 2026