Jurnal Bidan Mandira Cendikia
Vol. 5 No. 1 (2026)

Pengaruh Terapi Musik Klasik Mozart Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil TM 1 Di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang

Fatmi Nirmala (Universitas Alifah Padang)
Binarni Suhertusi (Universitas Alifah Padang)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2026

Abstract

Emesis gravidarum merupakan gejala mual dan muntah yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Berdasarkan data Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang tahun 2024, tercatat sebanyak 471 dari 910 kunjungan ibu hamil (48,6%) mengalami emesis gravidarum dan 10% di antaranya membutuhkan tindakan medis. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis yang aman, murah, dan efektif untuk meredakan gejala ini adalah terapi musik klasik Mozart. Musik Mozart dengan tempo 60–80 ketukan per menit mampu menstimulasi gelombang alfa otak, mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, serta merangsang pelepasan endorfin yang memberikan efek relaksasi dan kenyamanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Metode: Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 hingga Februari 2025 di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester I dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan mendengarkan musik klasik Mozart berdurasi 20–30 menit menggunakan headphone (volume 50 dB), diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore) selama 3 hari. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami emesis gravidarum tingkat sedang sebanyak 16 orang (53,3%), tingkat berat 12 orang (40,0%), dan tingkat ringan 2 orang (6,7%), dengan rata-rata skor 2,33. Setelah diberikan intervensi, sebagian besar responden mengalami emesis gravidarum tingkat ringan yaitu 20 orang (66,7%) dan tingkat sedang 10 orang (33,3%), dengan rata-rata skor turun menjadi 1,33. Sebanyak 28 responden (93,3%) mengalami penurunan tingkat emesis gravidarum. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,0001 (< α = 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Petugas kesehatan dan bidan disarankan untuk menerapkan terapi musik klasik Mozart sebagai salah satu alternatif penatalaksanaan non-farmakologis untuk mengurangi keluhan mual muntah pada ibu hamil

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jbmc

Publisher

Subject

Dentistry Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Bidan Mandira Cendikia is the peer-reviewed journal presents new research and current knowledge across a broad range of clinical and interdisciplinary topics including maternity care, gynecology, primary care for women and newborns, public health, health care policy, and global health. With a ...