Dermatitis merupakan penyakit yang menimbulkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik berupa eritema, edema, papula, vesikel, skuama, dan likenifikasi. Salah satu jenis dermatitis adalah dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah respon terhadap pajanan bahan atau substansi tertentu, dapat berupa alergen maupun bahan iritan. Dermatitis kontak iritan adalah peradangan pada kulit yang dapat berupa eritema, edema, dan scale/skuama. Dermatitis kontak iritan merupakan respons nonspesifik kulit terhadap berbagai kerusakan kimia dengan melepaskan mediator inflamasi terutama dari sel-sel epidermis. Dermatitis kontak iritan dapat digolongkan sebagai penyakit kulit akibat kerja karena berkaitan dengan oleh pajanan berulang substansi di area kerja, seperti bahan pembersih, deterjen, dan pelarut. Dalam penatalaksanaan dermatitis kontak iritan, penting bagi penderita dan dokter untuk mengetahui substansi yang menyebabkan penyakitnya tersebut sehingga dapat diberikan terapi yang lebih efisien dan efektif. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari dua sesi, yaitu pemeriksaan fisik dan edukasi. Pemberian edukasi dilakukan dengan metode ceramah kepada pasien dan keluarga pasien mengenai penyakit dermatitis kontak iritan, cara penularan, cara pencegahan, dan cara menangani dermatitis kontak iritan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai penyakit dermatitis kontak iritan. Kata kunci: dermatitis kontak iritan, pencegahan, penyakit akibat kerja
Copyrights © 2026