Terapi cairan intravena dan pemasangan infus merupakan prosedur yang sering dilakukan dalam pelayanan kesehatan, namun kesalahan dalam pemilihan cairan, perhitungan kebutuhan, maupun teknik pemasangan infus masih berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi yang memengaruhi keselamatan pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai terapi cairan dan pemasangan infus melalui edukasi interaktif di RSU Bunda Lhokseumawe. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 dengan melibatkan 37 tenaga kesehatan yang terdiri atas 3 dokter umum dan 34 perawat. Metode yang digunakan meliputi pretest, penyampaian materi secara interaktif, diskusi kasus klinis, dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rerata nilai peserta dari 66,67% menjadi 74,12%, dengan peningkatan sebesar 7,45%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi interaktif efektif meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai terapi cairan dan pemasangan infus, sehingga berpotensi mendukung peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit. Kata kunci: pemasangan infus, resusitasi, terapi cairan
Copyrights © 2026