Perkembangan layanan keuangan digital telah memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap berbagai instrumen investasi, tetapi kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan memahami informasi, risiko, dan manfaat finansial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi masyarakat di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian mengukur pemahaman konsep keuangan, pengelolaan keuangan, penilaian risiko, perencanaan tujuan, dan pertimbangan dalam memilih instrumen investasi. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear sederhana untuk mengetahui arah serta besarnya pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kualitas keputusan investasi. Individu dengan pemahaman keuangan yang lebih baik cenderung mampu membandingkan tingkat risiko dan imbal hasil, memeriksa kredibilitas informasi, menyesuaikan pilihan dengan profil risiko, serta menyusun keputusan yang berorientasi pada tujuan jangka panjang. Sebaliknya, keterbatasan literasi meningkatkan kerentanan terhadap keputusan spekulatif, perilaku ikut-ikutan, dan informasi investasi yang menyesatkan. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan edukasi keuangan yang praktis, inklusif, dan berbasis digital melalui kolaborasi pemerintah, lembaga keuangan, institusi pendidikan, serta penyedia platform investasi. Peningkatan literasi diharapkan tidak hanya memperluas partisipasi masyarakat, tetapi juga menghasilkan investor yang lebih rasional, terlindungi, dan mampu mengelola risiko secara bertanggung jawab.
Copyrights © 2026