Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model Discovery Learning pada siswa kelas IV SDN 03 Bengkayang. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca, observasi aktivitas guru dan siswa, wawancara, serta dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis dengan membandingkan nilai rata-rata dan tingkat ketuntasan antarsiklus, sedangkan data kualitatif dianalisis berdasarkan hasil pengamatan dan refleksi pembelajaran. Pada Siklus I, aktivitas belajar siswa memperoleh skor rata-rata 68 dengan kategori cukup, sementara nilai rata-rata hasil belajar membaca mencapai 72,73. Hasil refleksi menunjukkan bahwa sebagian siswa belum memperhatikan tujuan dan tahapan pembelajaran, kurang aktif dalam diskusi, serta membutuhkan stimulasi dan bimbingan yang lebih terarah. Perbaikan pada Siklus II dilakukan melalui penyederhanaan langkah pembelajaran, penggunaan media pendukung, pemberian pertanyaan pemantik, dan penguatan kerja kelompok. Setelah tindakan diperbaiki, aktivitas siswa meningkat menjadi 80 dengan kategori baik dan nilai rata-rata kemampuan membaca mencapai 85,24 dengan kategori sangat baik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Discovery Learning dapat meningkatkan keterlibatan, kemandirian, kemampuan menemukan informasi, dan pemahaman siswa terhadap bacaan. Model ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia yang aktif dan bermakna, dengan dukungan media, pendampingan guru, serta evaluasi berkelanjutan sesuai kebutuhan siswa. Penerapan secara konsisten juga membantu siswa membangun kepercayaan diri, keberanian menyampaikan hasil, dan kebiasaan membaca selama proses pembelajaran.
Copyrights © 2026