Masjid Taqwa merupakan salah satu bangunan ibadah permanen yang telah berdiri sejak tahun 1992 di Kota Banda Aceh. Seiring berjalannya waktu, bangunan ini menunjukkan tanda-tanda penurunan kondisi struktural akibat pengaruh faktor internal maupun eksternal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab kerusakan yang terjadi pada struktur Masjid Taqwa. Metode yang digunakan meliputi survei awal, identifikasi kerusakan secara visual, dan analisis hasil temuan lapangan. Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan tiga jenis kerusakan utama, yaitu delaminasi, spalling pada selimut beton, dan korosi tulangan. Faktor utama penyebab kerusakan adalah infiltrasi air, yang mempercepat proses korosi serta pelepasan lapisan beton. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan sistem kedap air, perbaikan lokal menggunakan mortar, pelapisan antikorosi pada tulangan, serta penerapan program inspeksi dan pemeliharaan berkala. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat menjadi informasi dan acuan dalam perencanaan rehabilitasi Masjid Taqwa Banda Aceh.
Copyrights © 2026