Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 5 No. 12 (2026): Agustus 2026

REKONSTRUKSI SISTEM SANKSI HUKUM TERHADAP PELANGGARAN TATA RUANG DALAM PERIZINAN LOKASI DAN PEMANFAATAN RUANG

Arga Baskara (Fakultas Hukum, Universitas Surakarta)
Febri Atikati Wiseno Putri (Fakultas Hukum, Universitas Surakarta)



Article Info

Publish Date
12 Aug 2026

Abstract

Perizinan lokasi dan pemanfaatan ruang berperan penting dalam menjamin kepastian hukum, kedamaian tata ruang, perlindungan lingkungan, dan kepentingan masyarakat. Penerapan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui sistem OSS-RBA mengubah mekanisme perizinan dengan menempatkan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai persyaratan dasar. Namun, penyederhanaan perizinan belum diikuti efektivitas pengawasan dan sanksi terhadap pelanggaran tata ruang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelemahan sistem sanksi serta menetapkan penegakan hukum pelanggaran tata ruang. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan-undangan dan konseptualisasi, serta dianalisis menggunakan teori sistem hukum Lawrence M. Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakefektifan sanksi dipengaruhi oleh lemahnya struktur hukum, ketidakharmonisan substansi hukum, dan budaya hukum yang permisif terhadap pelanggaran. Rekonstruksi diperlukan melalui penguatan kelembagaan, sistem pengawasan integrasi, reformulasi sanksi administratif dan pidana yang tegas dan proporsional, serta penguatan budaya kepatuhan hukum. Upaya tersebut diharapkan dapat menjamin kepastian hukum, keadilan, dan keberlanjutan pemanfaatan ruang.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...