Rendahnya produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat dan kompleksitas proses peremajaan menjadi persoalan penting bagi keberlanjutan pendapatan dan kondisi sosial ekonomi petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat serta menguji pengaruh implementasi program terhadap dampak sosial ekonomi petani di Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui survei terhadap 30 petani peserta program yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam kegiatan peremajaan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bibit unggul memperoleh penilaian tertinggi pada aspek implementasi dengan nilai rata-rata 4,63, sedangkan kepuasan terhadap layanan kelembagaan menjadi dampak tertinggi dengan rata-rata 4,50. Perubahan pendapatan memperoleh rata-rata terendah sebesar 4,07 karena sebagian tanaman belum memasuki fase produksi penuh. Analisis regresi menunjukkan bahwa implementasi program berpengaruh positif dan signifikan terhadap dampak yang dirasakan petani dengan nilai R² sebesar 0,638. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas implementasi program merupakan faktor penting dalam memperkuat pemberdayaan dan kondisi sosial ekonomi petani.
Copyrights © 2026