Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan
Vol. 18 No. 2 (2025): August 2025

Penurunan kadar mikroplastik pada tanah TPA Tambakrigadung dengan Effective Microorganism 4 (EM4)

Nur Afif Wahyuni (Universitas Islam Lamongan)
Marsha Savira Agatha Putri (Universitas Islam Lamongan)
Gading Wilda Aniriani (Universitas Islam Lamongan)
Denaya Andrya Prasidya (Universitas Islam Lamongan)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2025

Abstract

TPA Tambakrigadung di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menghadapi masalah kapasitas sampah dan kontaminasi mikroplastik. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas biostimulasi EM4 dalam menurunkan kadar mikroplastik pada tanah di TPA tersebut. EM4 digunakan pada konsentrasi 100, 200, dan 300 µL untuk degradasi tiga jenis mikroplastik (fiber, fragment, dan film). Sampel diproses melalui pengeringan, pemisahan densitas dengan NaCl, dan destruksi bahan organik menggunakan Wet Peroxide Oxidation (WPO). Hasil menunjukkan bahwa EM4 meningkatkan degradasi mikroplastik dibandingkan dengan kontrol. Pada konsentrasi 100 µL, degradasi fiber mencapai 95%, fragment 88%, dan film 94%. Pada 200 µL, degradasi fiber menurun menjadi 50%, sedangkan fragment dan film tetap tinggi pada 70% dan 90%. Pada 300 µL, semua jenis mikroplastik menunjukkan degradasi yang hampir optimal, mencapai 95%. EM4 efektif dalam meningkatkan degradasi mikroplastik pada tanah di TPA Tambakrigadung, dengan konsentrasi optimal pada 300 µL.   Abstract: The Tambakrigadung landfill in Tikung District, Lamongan Regency, East Java, is facing issues of waste capacity and microplastic contamination. This study evaluates the effectiveness of EM4 biostimulation in reducing microplastic levels in the soil at this landfill. EM4 was used at concentrations of 100, 200, and 300 µL to degrade three types of microplastics (fiber, fragment, and film). Samples were processed through drying, density separation with NaCl, and organic matter destruction using Wet Peroxide Oxidation (WPO). Results showed that EM4 increased microplastic degradation compared to the control. At a concentration of 100 µL, fiber degradation reached 90%, fragment 95%, and film 95%. At 200 µL, fiber degradation decreased to 50%, while fragment and film remained high at 70% and 90%. At 300 µL, all types of microplastics showed nearly optimal degradation, reaching 95%. EM4 is effective in enhancing microplastic degradation in the soil at the Tambakrigadung landfill, with the optimal concentration at 300 µL.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Sanitasi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

The aim of this journal is to publish good-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of enviromental health. Its scope encompasses Land Sanitation and Waste Management, Water Sanitation, Vectors and Pests Control, Food and Beverage Sanitation, ...