Bendungan Karedok merupakan regulating dam pada sistem PLTA Jatigede yang berfungsi mengendalikan fluktuasi debit air sebelum dialirkan menuju Sungai Cimanuk. Pelaksanaan proyek yang melibatkan berbagai pekerjaan saling berkaitan memerlukan pengelolaan waktu, biaya, dan sumber daya secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan tenaga kerja dan alat berat, menghitung biaya pelaksanaan proyek, serta menentukan alternatif percepatan yang paling optimal. Analisis dilakukan melalui penyusunan jadwal proyek, resource leveling, serta evaluasi dua alternatif percepatan, yaitu penambahan jam kerja dan penambahan alat berat pada pekerjaan lintasan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jam kerja mengurangi durasi proyek dari 1.251 hari menjadi 1.200 hari dengan penghematan biaya Rp100.482.718,29 atau 0,14%. Penambahan alat berat menghasilkan durasi 1.151 hari dengan penghematan Rp392.464.590,57 atau 0,55%. Alternatif penambahan alat berat memberikan pengurangan durasi dan efisiensi biaya terbesar sehingga dipilih sebagai alternatif percepatan yang paling optimal.
Copyrights © 2026