Banjir di Sungai Tenggang, Kota Semarang, menjadi permasalahan akibat menurunnya kapasitas sungai yang dipengaruhi oleh sedimentasi, perubahan geometri penampang, dan meningkatnya limpasan permukaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas Sungai Tenggang serta merencanakan bangunan pengendali banjir berupa normalisasi dan tanggul dengan gabungan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP), capping beam, serta dinding parapet. Kajian hidrologi menggunakan data curah hujan tahun 2010–2025 untuk memperoleh debit banjir rancangan, sedangkan kajian dilakukan dengan HEC-RAS, stabilitas lereng dan tanggul dianalisis menggunakan PLAXIS 2D. Hasil penelitian menunjukkan debit banjir rancangan sebesar 49,116 m³/det (Q2), 88,882 m³/det (Q25), dan 98,759 m³/det (Q50). Penerapan normalisasi sungai dan tanggul setinggi 3,1 m mampu mengurangi luas genangan dari 112,606 ha menjadi 6,231 ha, serta meningkatkan nilai safety factor dari 1,040 pada kondisi eksisting menjadi 2,878 pada kondisi seismik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi normalisasi sungai dan tanggul meningkatkan kapasitas pengaliran serta kestabilan lereng sebagai alternatif pengendalian banjir di Sungai Tenggang.
Copyrights © 2026