Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong munculnya konsep social commerce yang mengintegrasikan aktivitas pemasaran, interaksi, dan transaksi dalam satu platform digital. Sebagai bagian dari perkembangan tersebut, TikTok menghadirkan TikTok GO sebagai inovasi social commerce berbasis voucher digital yang menghubungkan promosi daring dengan kunjungan konsumen ke merchant. Namun, sebagai fitur yang relatif baru, tingkat brand awareness pengguna terhadap TikTok GO masih tergolong rendah, khususnya pada Generasi Z sebagai kelompok pengguna dominan TikTok. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan brand awareness TikTok GO melalui pengaruh influencer marketing, quality content, dan customer engagement. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 160 responden Generasi Z pengguna TikTok di Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing, quality content, dan customer engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness TikTok GO, baik secara parsial maupun simultan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,688 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 68,8% variasi brand awareness, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Customer engagement memiliki koefisien terbesar sehingga menjadi determinan paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi yang kredibel, konten yang relevan dan konsisten, serta interaksi dua arah untuk memperkuat pengenalan, ingatan, dan pemahaman Generasi Z terhadap TikTok GO.
Copyrights © 2026