Penelitian ini mengevaluasi kinerja tata kelola teknologi informasi pada Sistem Informasi Manajemen Akademik Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan (SIMITNU) menggunakan kerangka kerja COBIT 5 pada domain Evaluate, Direct, and Monitor (EDM). Evaluasi dilakukan karena pengelolaan SIMITNU masih menghadapi keterbatasan kompetensi sumber daya manusia internal, ketergantungan terhadap vendor, serta belum optimalnya transparansi pelaporan kinerja teknologi informasi kepada pimpinan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap Rektor, Wakil Rektor II, dan Kepala PUSDATIN yang dipilih berdasarkan matriks RACI, serta observasi dokumen pendukung berupa surat keputusan struktural, prosedur operasional, dokumen pemeliharaan, dan log operasional sistem. Tingkat kapabilitas diukur menggunakan Process Assessment Model yang mengacu pada ISO/IEC 15504 dan skala NPLF, kemudian dibandingkan dengan tingkat target melalui analisis kesenjangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EDM01 mencapai Level 3 atau Established, EDM02, EDM03, dan EDM04 berada pada Level 2 atau Managed, sedangkan EDM05 masih berada pada Level 1 atau Performed. Kesenjangan terbesar terdapat pada EDM05 dengan selisih dua tingkat. Temuan tersebut menunjukkan bahwa struktur tata kelola telah terbentuk, tetapi pelaporan manfaat, pengelolaan risiko, optimalisasi sumber daya, dan transparansi kepada pemangku kepentingan masih perlu diperkuat. Rekomendasi utama meliputi pengembangan dasbor pimpinan, penyusunan pelaporan manfaat secara berkala, peningkatan kompetensi teknis SDM internal, dokumentasi risiko, dan pengurangan ketergantungan operasional terhadap vendor untuk meningkatkan keberlanjutan layanan akademik.
Copyrights © 2026