Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia meningkatkan intensitas kerja berbasis teknologi dan berpotensi memunculkan technostress pada knowledge workers. Penelitian ini menguji pengaruh technostress terhadap job performance melalui quality of work life sebagai variabel mediasi pada knowledge workers industri bisnis digital yang berdomisili di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan konstruk tingkat dua melalui pendekatan disjoint two-stage terhadap 123 responden yang diperoleh melalui purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa technostress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap quality of work life, quality of work life berpengaruh positif dan signifikan terhadap job performance, sedangkan technostress tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap job performance. Quality of work life terbukti memediasi secara penuh hubungan antara technostress dan job performance. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh technostress terhadap kinerja berlangsung melalui penurunan quality of work life, sehingga menjaga kualitas kehidupan kerja menjadi kunci untuk mempertahankan kinerja knowledge workers di industri bisnis digital.
Copyrights © 2026