Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan keuangan Angkringan Abah Yai 4606, sebuah UMKM kuliner berskala mikro di Slawi, Kabupaten Tegal, ditinjau dari prinsip-prinsip akuntansi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilik usaha yang sekaligus berperan sebagai pengelola. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angkringan Abah Yai 4606 telah melakukan upaya awal dalam pengelolaan keuangan dengan menggunakan aplikasi M-Kasir untuk pencatatan transaksi harian, yang mencerminkan adanya kesadaran akan transparansi (shiddiq) dan amanah. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan, yaitu pencatatan yang belum konsisten, tidak adanya pemisahan yang jelas antara keuangan pribadi dan usaha, ketiadaan rekening bank khusus usaha, serta terbatasnya pemahaman mengenai akuntansi syariah. Praktik utang dan piutang telah mencerminkan prinsip ta'awun (tolong-menolong), meskipun dokumentasinya masih sederhana. Kendala-kendala tersebut menghambat pengukuran kinerja usaha secara objektif dan perhitungan zakat secara akurat.
Copyrights © 2026