Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta (FEB UMJ). Penelitian dilatarbelakangi oleh capaian kinerja karyawan periode 2023–2025 yang berada pada kategori baik dengan rata-rata nilai 86,95, namun belum mencapai kategori sangat baik (≥91), serta adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh motivasi kerja dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif asosiatif dan desain kausal komparatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi yang berjumlah 32 karyawan dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda, uji asumsi klasik, koefisien determinasi (R²), uji t, dan uji F menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, pengalaman kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, motivasi kerja dan pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan FEB UMJ. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan lebih efektif dilakukan melalui penguatan motivasi kerja, sedangkan pengalaman kerja perlu didukung dengan pelatihan, mentoring, dan pengembangan kompetensi agar memberikan kontribusi yang optimal terhadap peningkatan kinerja karyawan serta mendukung pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026