Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pelayanan digital di Desa Mekarjaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 8.752 jiwa, sedangkan sampel sebanyak 100 responden ditentukan melalui probability sampling dengan teknik simple random sampling dan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin yang mengukur kompetensi, disiplin kerja, dan kinerja pelayanan publik berbasis digital. Analisis data dilakukan dengan bantuan Statistical Package for the Social Sciences melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel serta model regresi memenuhi asumsi klasik. Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelayanan digital dengan koefisien regresi 0,567, nilai t-hitung 7,166, dan signifikansi kurang dari 0,001. Disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,429, nilai t-hitung 6,261, dan signifikansi kurang dari 0,001. Secara simultan, kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pelayanan digital, dengan nilai R Square sebesar 0,750. Kompetensi menjadi variabel yang lebih dominan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan, keterampilan, kemampuan teknologi digital, kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu, dan tanggung jawab perangkat desa diperlukan untuk menghasilkan pelayanan digital yang lebih efektif, responsif, mudah diakses, dan berkualitas.
Copyrights © 2026