Pengelolaan keuangan mahasiswa pada penelitian ini yaitu menekankan semakin kompleksnya peneglolaan keuangan mahasiswa yang di pengaruhi oleh gaya hidup, kebutuhan akademik, serta pesatnya perkembangan layanan digital. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukan bahwa mayoritas pengguna Fintech lending berada pada usia 19-34 tahun, sehingga mahasiswa menjadi kelompok yang rentan terhadap resiko finansial. Penelitian ini Bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, Financial Technology (Fintech), dan Self-Efficacy Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa. Studi dilakukan pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis swasta diwilayah bogor. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kuantitatif desain penelitian asosiatif kausal. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner menggunkan skala likert dan analisis regresi linear berganda dengan menggunkan aplikasi SPSS versi 26. penelitian ini mengkaji bagaimana literasi keuangan menjadi landasan pengambilan Keputusan finansial yang rasional, bagaimana adopsi fintech mempengaruhi perilaku konsumtif, serta bagaimana selfefficacy keuangan memperkuat keyakinan mahasiswa dalam mengelola keuangan pribadi. Hasil penelitian diharapkkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program edukasi dan kebijakan keuangan yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan mahasiswa di era digital.
Copyrights © 2026