Air lindi dari TPA memiliki karakteristik pencemar yang kompleks sehingga diperlukan teknologi pengolahan yang efektif dan ramah lingkungan sebelum dibuang ke badan air. Salah satu parameter penting dalam pengolahan air lindi adalah Total Suspended Solid (TSS) karena keberadaan padatan tersuspensi dapat menurunkan kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja metode kombinasi elektrokoagulasi–adsorpsi menggunakan arang tempurung kelapa dalam penyisihan TSS pada air lindi salah satu TPA di Madiun serta mengevaluasi pengaruh variasi tegangan dan waktu proses terhadap efektivitas penyisihan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan elektroda aluminium dengan variasi tegangan 3 V, 6 V, dan 9 V serta waktu proses 30 dan 60 menit. Proses elektrokoagulasi dilakukan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan proses adsorpsi menggunakan arang tempurung kelapa tanpa aktivasi kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elektrokoagulasi–adsorpsi mampu menurunkan kadar TSS pada seluruh kondisi perlakuan dengan efektivitas penyisihan sebesar 74–82%. Kondisi terbaik diperoleh pada tegangan 6 V dengan waktu proses 30 menit dengan efektivitas penyisihan sebesar 82%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elektrokoagulasi dan adsorpsi menggunakan biomassa lokal berpotensi menjadi alternatif teknologi pengolahan air lindi yang sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026