Transformasi digital mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan pembelajaran berbasis Massive Open Online Courses (MOOCs) sebagai alternatif pembelajaran yang fleksibel dan mudah diakses. Dalam konteks Pendidikan Agama Kristen, evaluasi terhadap efektivitas MOOCs masih relatif terbatas, terutama yang mempertimbangkan aspek akademik dan spiritual secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Kursus MOOCs Pendidikan Agama Kristen di Universitas Terbuka berdasarkan perspektif mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 24 mahasiswa yang telah mengikuti kursus dan mengisi kuesioner evaluasi. Instrumen penelitian mencakup sembilan indikator, yaitu kemudahan memahami materi, manfaat materi, relevansi materi, kemudahan penggunaan platform, dukungan terhadap belajar mandiri, pertumbuhan iman Kristen, manfaat bagi kehidupan dan pelayanan, kepuasan mengikuti kursus, serta kesediaan merekomendasikan kursus. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata, median, dan modus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh nilai rata-rata antara 1,17-1,33 pada skala Likert lima poin, yang menunjukkan kategori Sangat Setuju. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan persepsi yang sangat positif terhadap efektivitas kursus, baik dari aspek kualitas materi, pengalaman belajar, maupun kontribusinya terhadap pertumbuhan iman dan kehidupan pelayanan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan MOOCs pada Pendidikan Agama Kristen dengan mengintegrasikan dimensi akademik dan spiritual dalam evaluasi efektivitas pembelajaran.
Copyrights © 2026