Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTEGRASI LITERASI KREATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN SENI BUDAYA UNTUK PENGUATAN KARAKTER SISWA SMP Murni Maulina; Refisa Ananda; Nunung Supratmi; Juliana Simangunsong
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10601

Abstract

Kegiatan PKM ini dilatarbelakangi rendahnya keterampilan menulis kreatif siswa serta belum optimalnya budaya literasi di lingkungan sekolah, yang ditandai dengan terbatasnya pemanfaatan aktivitas literasi sebagai bagian dari pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya program pendampingan literasi yang sistematis, kolaboratif, dan aplikatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis kreatif siswa dan guru serta memperkuat budaya literasi di SMP Negeri 21 Bandung. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan workshop literasi kreatif. Mitra kegiatan ini adalah 20 siswa dan 10 guru SMP Negeri 21 Bandung. Evaluasi keberhasilan kegiatan menggunakan instrumen lembar observasi serta rubrik penilaian keterampilan menulis kreatif.  Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan menulis kreatif pada 87% siswa dan 90% guru. Selain itu, telah tersedianya karya literasi kreatif guru dipajang di lingkungan sekolah, serta karya tulis siswa pada sampul buku. Simpulan kegiatan ini adalah pendekatan literasi kreatif efektif mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia dan Seni Budaya serta berpotensi menjadi model penguatan literasi di sekolah.
Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh Pendidikan Agama Kristen dengan Bahan Ajar Interaktif di Universitas Terbuka Juliana Simangunsong
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.81-96

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas pembelajaran jarak jauh pada mata kuliah pendidikan agama Kristen dengan bahan ajar interaktif di Universitas Terbuka tahun 2024. Bahan ajar interaktif Pendidikan Agama Kristen dengan kode MKWU4103 dengan beban 3 SKS yang terdiri dari 9 modul. Kesembilan modul tersebut terbagi dalam 27 kegiatan pembelajaran dan pada setiap akhir kegiatan pembelajaran terdapat materi, latihan, rangkuman, tes formatif, dan kunci jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pembelajaran jarak jauh pada mata kuliah pendidikan agama Kristen dengan bahan ajar interaktif di Universitas Terbuka tahun 2024. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan tahapan  pre-test dan post-test, analisis statistik,  angket, dan uji tingkat efektivitas.  Populasi penelitian adalah mahasiswa Kristen yang terdaftar di Universitas Terbuka. Sampel dipilih menggunakan teknik convenience sampling yaitu 298 mahasiswa. Mahasiswa dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pretest dan kelompok postest, lalu hasilnya dibadingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Pendidikan Agama Kristen sangat efektif untuk digunakan dalam pembelajaran jarak jauh dengan tingkat efektivitas sebesar 81,5 persen.
Evaluasi Efektivitas Kursus MOOCs Pendidikan Agama Kristen di Universitas Terbuka: Perspektif Mahasiswa Juliana Simangunsong; Evi Yanti Situmorang
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2026): July
Publisher : Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/juilmu.v3i2.258-272

Abstract

Transformasi digital mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan pembelajaran berbasis Massive Open Online Courses (MOOCs) sebagai alternatif pembelajaran yang fleksibel dan mudah diakses. Dalam konteks Pendidikan Agama Kristen, evaluasi terhadap efektivitas MOOCs masih relatif terbatas, terutama yang mempertimbangkan aspek akademik dan spiritual secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Kursus MOOCs Pendidikan Agama Kristen di Universitas Terbuka berdasarkan perspektif mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 24 mahasiswa yang telah mengikuti kursus dan mengisi kuesioner evaluasi. Instrumen penelitian mencakup sembilan indikator, yaitu kemudahan memahami materi, manfaat materi, relevansi materi, kemudahan penggunaan platform, dukungan terhadap belajar mandiri, pertumbuhan iman Kristen, manfaat bagi kehidupan dan pelayanan, kepuasan mengikuti kursus, serta kesediaan merekomendasikan kursus. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata, median, dan modus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator memperoleh nilai rata-rata antara 1,17-1,33 pada skala Likert lima poin, yang menunjukkan kategori Sangat Setuju. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan persepsi yang sangat positif terhadap efektivitas kursus, baik dari aspek kualitas materi, pengalaman belajar, maupun kontribusinya terhadap pertumbuhan iman dan kehidupan pelayanan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan MOOCs pada Pendidikan Agama Kristen dengan mengintegrasikan dimensi akademik dan spiritual dalam evaluasi efektivitas pembelajaran.
Tourists’ Perceptions of Public Information Signage in Lombok Tourism Destinations: A Linguistic Landscape Study Rahma Dewi Hartati; Brillianing Pratiwi; Arini Noor Izzati; Juliana Simangunsong
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i2.4654

Abstract

This study aims to examine tourists’ perceptions of language use on public information signs in tourism destinations across Lombok, Indonesia. A descriptive quantitative approach was employed, and data were collected through a questionnaire-based survey involving 164 respondents. Of these, 100 respondents who had visited Lombok were included in the main analysis. Data were analyzed through three stages: 1) descriptive statistical analysis using frequencies and percentages, 3) data visualization, and 3) interpretation based on linguistic signs as highly useful for understanding tourism environments and navigating destinations. The linguistic landscape features most frequently noticed by tourist include shop and restaurant signs, directional signs, and promotional banner. The results also reveal that bilingual (Indonesia-English) and multilingual signage plays an important role in improving information accessibility and supporting communication among diverse visitor groups. Furthermore, multilingual signs incorporating local languages contribute not only to the informational function of public signage but also to the representation of local cultural identity. These findings highlight the informational and symbolic functions of linguistic landscapes in tourism settings. This study recommends the implementation of multilingual public signage that integrates local, national, and international languages, supported by visually appealing designs that reflect local culture. Such an approach may enhance communication effectiveness, strengthen cultural representation, and improve tourists’ experiences in Lombok tourism destinations.