Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepercayaan diri siswa kelas XI SMA Negeri 7 Medan, meliputi konsep diri, harga diri, pengalaman, lingkungan keluarga, serta lingkungan sekolah dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 91 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t parsial, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri berhubungan positif dan signifikan dengan kepercayaan diri (? = 0,633; t = 11,432; p < 0,001), demikian pula harga diri (? = 0,117; t = 3,244; p = 0,002) dan lingkungan sekolah dan sosial (? = 0,368; t = 4,595; p < 0,001). Sementara itu, pengalaman (? = ?0,006; t = ?0,099; p = 0,922) dan lingkungan keluarga (? = ?0,046; t = ?0,725; p = 0,471) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepercayaan diri. Secara simultan, kelima variabel independen signifikan dalam menjelaskan variasi kepercayaan diri siswa (F = 207,744; p < 0,001), dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,920. Konsep diri merupakan prediktor dengan kontribusi relatif paling besar dalam model penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan konsep diri dan penciptaan lingkungan sekolah yang suportif dalam mendukung perkembangan kepercayaan diri siswa.
Copyrights © 2026