Industri skincare di Indonesia tumbuh pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap perawatan diri dan pesatnya penetrasi media sosial. Generasi Z, yang tumbuh dalam lingkungan digital, menjadi target pasar strategis sekaligus konsumen yang sikapnya terhadap produk dapat dibentuk oleh pengaruh media dan pengaruh kelompok. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media influence dan group influence, baik secara parsial maupun simultan, terhadap sikap konsumen Generasi Z pada produk skincare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri atas 112 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling yang pernah menggunakan produk skincare serta pernah menerima informasi mengenai produk skincare melalui media atau kelompok sosial. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media influence berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap konsumen Generasi Z terhadap produk skincare. Sebaliknya, group influence tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap konsumen. Secara simultan, media influence dan group influence berpengaruh signifikan terhadap sikap konsumen, meskipun nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel hanya menjelaskan sebagian kecil variasi sikap konsumen. Temuan ini menegaskan bahwa sikap Generasi Z terhadap produk skincare lebih banyak dibentuk oleh paparan media dibandingkan tekanan kelompok sosial, karena sifat skincare yang personal dan fungsional mendorong konsumen mencari informasi yang spesifik, kredibel, dan berbasis pengalaman. Secara praktis, perusahaan skincare disarankan memprioritaskan strategi komunikasi berbasis media sosial yang edukatif, transparan, dan kredibel untuk membentuk sikap positif konsumen Generasi Z.
Copyrights © 2026