Riset ini menginvestigasi keterkaitan biaya promosi dan volume penjualan dengan profitabilitas PT Mayora Indah Tbk sepanjang 2012–2024, sembari menempatkan biaya produksi sebagai variabel pengendali. Profitabilitas direpresentasikan oleh Return on Assets (ROA). Sebanyak 13 data tahunan yang seluruhnya dijadikan sampel dianalisis melalui regresi linier berganda. Biaya promosi, volume penjualan, serta biaya produksi ditransformasikan ke logaritma natural, sedangkan ROA dipertahankan dalam bentuk rasio. Seluruh 13 observasi merupakan sampel jenuh. Model memenuhi asumsi normalitas residual, bebas autokorelasi, dan homoskedastisitas, melainkan evaluasi multikolinearitas memerlukan pemeriksaan lanjutan secara menyeluruh. Secara individual, biaya promosi memiliki koefisien negatif, tetapi tidak signifikan. Volume penjualan terbukti berhubungan positif dan signifikan dengan ROA, sedangkan biaya produksi menunjukkan hubungan negatif dan signifikan. Ketiga variabel secara kolektif memengaruhi ROA secara signifikan. Model menerangkan 60,10% variasi ROA, sementara 39,90% sisanya berkaitan dengan faktor di luar model. Temuan ini mengisyaratkan bahwa pertumbuhan penjualan perlu disertai pengendalian biaya produksi dan evaluasi efektivitas promosi agar penggunaan aset mampu menghasilkan laba secara lebih optimal.
Copyrights © 2026