Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, metode survei, dan desain kausal. Populasi berjumlah 65 pegawai, sedangkan sampel sebanyak 56 responden dipilih melalui simple random sampling dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan SPSS versi 25 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan t hitung 9,706 dan kontribusi parsial 56%. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung 4,904 dan kontribusi parsial 19%. Secara simultan, beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan F hitung 79,195 dan R² sebesar 0,749 atau 75%. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan beban kerja yang sesuai kapasitas, disertai motivasi kerja yang kuat, mendukung peningkatan kinerja pegawai secara lebih optimal. Implikasinya, instansi perlu menjaga pembagian tugas yang proporsional, memperkuat dukungan, dan memberikan apresiasi agar produktivitas serta tanggung jawab berkelanjutan.
Copyrights © 2026