Usaha peternakan ayam ras petelur memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh stabilitas harga telur dan kemampuan usaha dalam menghasilkan keuntungan. Fluktuasi harga telur dapat memengaruhi penerimaan peternak, sehingga diperlukan analisis stabilitas harga dan rentabilitas untuk mengetahui kondisi usaha secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas harga dan rentabilitas usaha peternakan ayam ras petelur “Bu Dewi” di Desa Sidorahayu, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan pencatatan usaha, kemudian dianalisis menggunakan Koefisien Variasi untuk mengukur stabilitas harga serta analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan rentabilitas untuk menilai kinerja usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata harga telur ayam ras selama tahun 2025 sebesar Rp25.000/kg dengan standar deviasi sebesar 486,87 dan nilai Koefisien Variasi sebesar 0,0195, yang menunjukkan bahwa harga telur tergolong stabil. Total biaya produksi usaha sebesar Rp1.778.713.556 per tahun dan total penerimaan sebesar Rp2.065.875.000 per tahun, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp287.161.444 per tahun. Hasil analisis rentabilitas menunjukkan nilai sebesar 11,8%, lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 5,75%. Dengan demikian, usaha peternakan ayam ras petelur “Bu Dewi” memiliki stabilitas harga yang baik serta layak dan menguntungkan untuk dijalankan dan dikembangkan.
Copyrights © 2026