Penelitian ini bertujuan menganalisis pola kepemimpinan dan sistem tata kelola (governance) yang diterapkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai organisasi nirlaba publik di Indonesia. Kebaruan penelitian terletak pada sintesis pendekatan kepemimpinan multi-model dengan kerangka Good Amil Governance (GAG) dalam satu model analitik terintegrasi. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian sistematis terhadap dokumen resmi BAZNAS, laporan tahunan yang telah diaudit, serta jurnal ilmiah terindeks SINTA periode 2021–2024. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dari publikasi resmi BAZNAS, hasil audit BPK, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS telah menerapkan prinsip GAG yang meliputi akuntabilitas, transparansi, profesionalisme, kemandirian, dan partisipasi publik. Dari aspek kepemimpinan, BAZNAS mengintegrasikan pendekatan transformasional, adaptif, servant leadership, dan kolaboratif yang berkontribusi pada peningkatan penghimpunan ZIS dari Rp22,48 triliun pada 2022 menjadi Rp32,32 triliun pada 2023. Meskipun demikian, tantangan masih terdapat pada literasi zakat masyarakat, penguatan SDM amil daerah, dan koordinasi dengan LAZ. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi kepemimpinan berbasis nilai Islam dan tata kelola yang kuat menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan publik serta efektivitas pengelolaan zakat nasional.
Copyrights © 2026