Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen)
Vol 8, No 2 (2026): Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) - Agustus 2026 - This is

Hidup Berdampingan dengan Perubahan: Misi Gereja dan Kesiapannya di Era Society 5.0

Ariel Rumondang Siregar (Sekolah Tinggi Teologi HKBP Pematangsiantar)



Article Info

Publish Date
10 Aug 2026

Abstract

This study examines the role and readiness of the church in facing the Society 5.0 era, which places humans at the center of technological development. Digital transformation, particularly artificial intelligence (AI), has influenced human thought, culture, and spirituality. As a moral and spiritual center, the church is challenged to reinterpret its mission of love, justice, and peace within a society increasingly dependent on technology. The research employs a descriptive qualitative method through literature review and theological reflection. The novelty lies in analyzing the integration of church mission with the human-centered society concept, enabling the church not merely to react to technology but to utilize it for strengthening pastoral care and ministry. Findings indicate that the church must develop digital strategies that preserve spiritual essence while addressing ethical challenges such as privacy, social inequality, and moral crises. Thus, the church can coexist with change without losing its faith identity.AbstrakTulisan ini mengkaji peran dan kesiapan gereja dalam menghadapi era Society 5.0, sebuah era yang menempatkan manusia sebagai pusat perkembangan teknologi. Perubahan digital, khususnya kecerdasan buatan (AI), telah memengaruhi pola pikir, budaya, dan spiritualitas umat. Gereja sebagai pusat moral dan spiritual dituntut untuk menafsirkan ulang misi kasih, keadilan, dan perdamaian dalam konteks masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian literatur dan refleksi teologis. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integrasi misi gereja dengan konsep human-centered society, sehingga gereja tidak sekadar bereaksi terhadap teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk memperkuat pelayanan pastoral dan penggembalaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja perlu mengembangkan strategi digital yang menjaga esensi spiritualitas sekaligus menjawab tantangan etis seperti privasi, kesenjangan sosial, dan krisis moral. Dengan demikian, gereja dapat hidup berdampingan dengan perubahan tanpa kehilangan identitas iman.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Veritas

Publisher

Subject

Education Other

Description

Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) diterbitkan dua kali dalam 1 tahun (Februari dan Agustus) oleh Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara. Veritas Lux Mea menerima artikel ilmiah dari dosen, mahasiswa, praktisi teologi maupun pendidikan Kristen. Jurnal ini pun telah memiliki ...