Kecepatan pukulan gyaku tsuki atlet Karateka Dojo Sidekarye Prestasi (SDKP) masih belum optimal sehingga diperlukan metode latihan yang mampu meningkatkan kekuatan dan power otot lengan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan dumbbell press dan medicine ball wall throw terhadap kecepatan pukulan gyaku tsuki. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pretest-posttest two treatment. Sampel terdiri atas 20 atlet yang ditentukan menggunakan sampling jenuh, kemudian dibagi melalui pengundian menjadi kelompok dumbbell press dan kelompok medicine ball wall throw, masing-masing 10 atlet. Instrumen penelitian berupa tes kecepatan pukulan gyaku tsuki selama 30 detik yang dilakukan tiga kali, dengan skor terbaik sebagai hasil tes. Instrumen dinyatakan valid berdasarkan [metode dan nilai validitas] serta reliabel dengan koefisien [nilai reliabilitas]. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelompok dumbbell press meningkat dari 51,1 pada pretest menjadi 73,4 pada posttest, dengan t hitung 13,515 lebih besar daripada t tabel 1,833. Rata-rata kelompok medicine ball wall throw meningkat dari 48,7 menjadi 67,5, dengan t hitung 11,359 lebih besar daripada t tabel 1,833. Dengan demikian, kedua metode latihan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan pukulan gyaku tsuki, tetapi peningkatan rata-rata kelompok dumbbell press lebih besar daripada kelompok medicine ball wall throw.
Copyrights © 2026