Penelitian ini mengkaji pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, serta nilai tukar terhadap financial distress pada perusahaan subsektor farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga terkumpul 11 perusahaan dengan total 55 data observasi. Financial distress diukur menggunakan model Altman Z''-Score Modifikasi yang ditransformasikan melalui metode reverse. Pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi data panel menggunakan pendekatan Fixed Effect Model yang dikoreksi menggunakan Huber–White robust standard error. Temuan analisis menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress, sedangkan leverage berpengaruh positif dan signifikan. Adapun nilai tukar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap financial distress. Temuan penelitian ini menambah basis bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi financial distress pada perusahaan subsektor farmasi selama fase pemulihan pascapandemi, serta dapat menjadi acuan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam menilai kondisi keuangan perusahaan. This study examines how profitability, liquidity, leverage, and exchange rates affect financial distress among pharmaceutical subsector firms listed on the Indonesia Stock Exchange over the 2020–2024 period. A quantitative research design was applied using secondary data obtained from the firms’ annual financial statements. The sample included 11 companies chosen via purposive sampling, yielding 55 firm-year observations. Financial distress was assessed using the Modified Altman Z''-Score with a reverse transformation. Hypotheses were evaluated through panel data regression using the Fixed Effect Model, with Huber–White robust standard errors to mitigate heteroskedasticity. The results indicate that profitability and liquidity exert a significant negative impact on financial distress, while leverage has a significant positive impact. Conversely, the exchange rate does not have a statistically significant effect. Overall, these findings add empirical support regarding the determinants of financial distress in the pharmaceutical subsector during the post-pandemic recovery period and offer practical implications for corporate managers and investors when evaluating firms’ financial conditions.
Copyrights © 2026