Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Mayora Kota Tidore Kepulauan selama periode 2021–2023 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Du Pont System. Analisis difokuskan pada lima indikator utama, yaitu Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), Return on Asset (ROA), Equity Multiplier (EM), dan Return on Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan masih berada di bawah standar industri dan dalam kondisi merugi. Namun demikian, terdapat tren perbaikan pada beberapa indikator, seperti NPM yang meningkat dari -69% (2021) menjadi -42% (2023), dan TATO yang naik dari 0,56 kali menjadi 0,81 kali pada periode yang sama. ROA juga menunjukkan perbaikan, meskipun tetap negatif, dari -38,64% menjadi -34,02%. Sementara itu, EM relatif stabil dengan rata-rata 1,11 kali, dan ROE mengalami peningkatan dari -43,24% menjadi -38,10% di tahun terakhir. Secara keseluruhan, perusahaan menunjukkan upaya perbaikan dalam pengelolaan keuangan meskipun belum mencapai tingkat profitabilitas yang sehat. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memaksimalkan pemanfaatan aset, dan menyusun strategi keuangan yang lebih efektif guna mencapai kinerja keuangan yang lebih baik di masa mendatang.
Copyrights © 2026