Anak usia dini merupakan periode kritis bagi perkembangan fisik dan kognitif, namun stunting, wasting, dan obesitas masih menjadi tantangan gizi yang serius secara global maupun nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola konsumsi nutrisi dan perilaku makan keluarga serta kaitannya dengan pertumbuhan fisik anak di Kabupaten Tulungagung dan Kediri. Pendekatan kualitatif analitik diterapkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan ibu yang dipilih secara purposive dan telaah dokumen kesehatan KIA/KMS. Hasil menunjukkan pola makronutrien didominasi protein hewani (ayam dan telur), namun terdapat tantangan pada perilaku makan tidak fokus (eating while playing) dan keterbatasan variasi mikronutrien. Strategi orang tua bersifat situasional melalui modifikasi tekstur dan bujukan, belum berbasis diversifikasi nutrisi. Penguatan status gizi anak memerlukan transformasi perilaku makan keluarga dan edukasi berbasis literasi gizi untuk mendukung kebijakan kesehatan masyarakat yang preventif.
Copyrights © 2026