Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah dengan media terbatas, mengakibatkan rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Cooperative Learning berbantuan video edukatif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas V SD Negeri 010 Ujungbatu. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar secara bertahap dari 60% (Siklus I pertemuan pertama) menjadi 90% (Siklus II pertemuan kedua). Aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup menjadi baik. Integrasi Cooperative Learning dengan video edukatif terbukti efektif meningkatkan hasil belajar IPAS dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026