Pembelajaran di PAUD cenderung berpusat pada pendidik sehingga membatasi eksplorasi anak dan menghambat perkembangan kognitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun pada konsep tenggelam dan mengapung di PAUD Kenanga. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan subjek 15 anak kelompok B2. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teknik Yatim Riyanto meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan enam sintaks Discovery Learning meningkatkan kemampuan kognitif anak dengan ketercapaian indikator: mengamati benda 93,3%, mengemukakan dugaan 80,0%, melakukan percobaan 100%, mengelompokkan benda 86,7%, membandingkan hasil percobaan 80,0%, dan menarik kesimpulan 73,3%. Model Discovery Learning terbukti memberikan pengalaman belajar bermakna dan dapat menjadi alternatif pembelajaran sains yang efektif untuk mendukung perkembangan kognitif anak usia dini.
Copyrights © 2026