Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) adalah salah satu gangguan muskuloskeletal yang seringkali terjadi dan berdampak kepada penurunan produktivitas serta kualitas hidup. Salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan LBP adalah peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT). Kelebihan berat badan bisa memberi beban tambahan pada tulang belakang sehingga meningkatkan intensitas nyeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan tingkat nyeri pada pasien LBP di Poliklinik Saraf RSU Cempaka Lima Banda Aceh. Metode: Penelitian ini melibatkan penggunaan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 123 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan pengukuran IMT dari data rekam medis. Analisis data dijalankan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (69,9%) dan usia terbanyak berada pada kelompok 55–65 tahun (35,8%). Tingkat nyeri terbanyak berada pada kategori nyeri berat (50,4%), dan sebagian besar responden memiliki status gizi obesitas (43,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dan tingkat nyeri (p = 0,01; r = 0,321).
Copyrights © 2026