Pemilihan lapangan futsal yang tepat merupakan persoalan pengambilan keputusan multikriteria yang kompleks karena melibatkan kriteria biaya dan manfaat yang saling bertentangan, sementara dalam praktiknya pemilihan masih didominasi penilaian subjektif tanpa dasar perhitungan yang terukur. Studi terdahulu mengenai metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) umumnya berhenti pada tahap implementasi sistem dan jarang menyatukan preferensi riil dari berbagai pemangku kepentingan olahraga sekaligus menguji validitas serta kekukuhan model secara statistik. Penelitian ini bertujuan membangun dan memvalidasi model Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan lapangan futsal terbaik di Kota Semarang yang objektif dan kukuh. Metode SMART dipadukan dengan agregasi Rata-rata Geometrik (Geometric Mean) untuk menyatukan penilaian 12 responden ahli dalam pembobotan kriteria dan 25 responden pengguna dalam penilaian performansi 10 alternatif lapangan atas enam kriteria. Konsensus antar-penilai diuji menggunakan koefisien konkordansi Kendall dan menghasilkan nilai W = 0,573 (p < 0,001), yang menunjukkan kesepakatan signifikan. Solid Sport Center terpilih sebagai alternatif terbaik dengan skor 0,731, diikuti GOR Manunggal Jati (0,624) dan Futsal Undip (0,553). Validitas konvergen dibuktikan melalui kesesuaian peringkat SMART dengan metode SAW (ρ = 1,000) dan TOPSIS (ρ = 0,976), serta analisis sensitivitas atas lima skenario bobot menunjukkan stabilitas peringkat tiga besar. Validasi eksternal menghasilkan korelasi Spearman sebesar 0,927. Dengan demikian, model terbukti valid, akurat, kukuh, dan dapat digeneralisasi sebagai kerangka evaluasi fasilitas olahraga.
Copyrights © 2026