Kenaikan harga bahan pokok dan plastik menjadi tantangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada sektor makanan dan minuman, karena meningkatkan biaya produksi dan menurunkan keuntungan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kenaikan harga tersebut, memahami dilema pelaku usaha dalam mempertahankan kualitas produk, serta mengidentifikasi strategi yang dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap empat pelaku UMKM di sekitar Universitas Nurul Jadid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan pokok dan plastik menyebabkan biaya produksi meningkat sehingga pelaku usaha menghadapi dilema antara mempertahankan kualitas produk atau menekan biaya. Sebagian besar pelaku usaha memilih mempertahankan kualitas produk dan menerapkan strategi seperti efisiensi penggunaan kemasan, mencari pemasok dengan harga lebih murah, meningkatkan pelayanan, serta melakukan inovasi sederhana agar usaha tetap bertahan.
Copyrights © 2026