Studi ini meneliti pengaruh leverage, likuiditas, dan asimetri informasi terhadap kebijakan dividen perusahaan perangkat lunak yang terdaftar di bursa saham Indonesia antara tahun 2022 dan 2024. Metodologi kuantitatif digunakan untuk mempelajari 31 organisasi selama periode tiga tahun, menghasilkan 93 titik data observasi. Regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data menggunakan SPSS versi 27. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan dividen perusahaan-perusahaan ini secara signifikan dipengaruhi oleh asimetri pengetahuan, tingkat utang, dan likuiditas. Perusahaan dengan tingkat asimetri informasi yang tinggi menyimpan keuntungan untuk penggunaan internal dan ekspansi. Pembayaran dividen lebih penting daripada pembayaran utang bagi perusahaan dengan beban utang yang besar. Di sisi lain, kemampuan perusahaan untuk membayar dividen kepada pemegang sahamnya meningkat seiring dengan meningkatnya likuiditas. Ketiga variabel ini menjelaskan 43,6% variasi dalam kebijakan dividen; variabel-variabel lainnya, yang tidak diperhitungkan dalam analisis ini, memiliki dampak pada persentase sisanya.
Copyrights © 2026