Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap perubahan laba bersih pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Debt to Equity Ratio (DER) sebagai proksi rasio solvabilitas dan Price Earning Ratio (PER) sebagai proksi rasio pasar, sedangkan variabel dependen adalah perubahan laba bersih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI sebanyak 46 perusahaan, dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 26 perusahaan sebagai sampel selama tiga tahun pengamatan, menghasilkan total 78 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) dan Price Earning Ratio (PER) tidak berpengaruh terhadap perubahan laba bersih pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan laba bersih perusahaan dapat dipengaruhi oleh faktor lain di luar rasio keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor, manajemen perusahaan, dan pihak terkait dalam pengambilan keputusan ekonomi yang lebih efektif.
Copyrights © 2026