Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial, whistleblowing system, dan audit internal terhadap pengungkapan kecurangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 39 perusahaan dengan total 195 data pengamatan. Pengolahan data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews 14. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa whistleblowing system memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan kecurangan. Sebaliknya, kepemilikan manajerial dan audit internal tidak menunjukkan pengaruh terhadap pengungkapan kecurangan. Hasil pengujian moderasi juga menunjukkan bahwa ukuran perusahaan belum mampu memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial, whistleblowing system, dan audit internal terhadap pengungkapan kecurangan.
Copyrights © 2026