Penelitian ini menguji pengaruh keberagaman gender dewan dan komite keberlanjutan terhadap inisiatif pengurangan karbon di perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel mencakup 81 perusahaan dengan total 286 observasi dalam struktur unbalanced panel. Hasilnya mengungkapkan bahwa keberagaman gender dewan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap inisiatif pengurangan karbon, mengindikasikan bahwa proporsi direktur perempuan yang relatif rendah belum mampu mendorong pengambilan keputusan strategis secara substantif. Sebaliknya, komite keberlanjutan berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa mekanisme tata kelola yang memiliki kapasitas fungsional mampu mendorong pelaporan inisiatif pengurangan karbon yang lebih substantif.
Copyrights © 2026