Kajian ini berfokus pada evaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Semampir, Surabaya, dengan tujuan utama mengidentifikasi dampaknya terhadap kesejahteraan warga. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengadopsi kerangka kerja Van Meter dan Van Horn untuk membedah proses implementasi kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa PKH memberikan dampak positif nyata, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi keluarga prasejahtera. Kepatuhan terhadap standar regulasi, seperti PERMENSOS Nomor 1 Tahun 2018, terbukti efektif berkat mekanisme verifikasi ketat oleh pendamping lapangan. Namun, tantangan yang muncul seperti kecemburuan sosial, keterbatasan dana, dan hambatan linguistik dengan komunitas Madura. Secara keseluruhan, program ini berhasil meringankan beban ekonomi, meski memerlukan dukungan kebijakan yang lebih kuat. Hasil analisis menegaskan bahwa sinergi antar instansi dan komunikasi efektif menjadi kunci keberhasilan, meskipun kondisi lingkungan sosial politik memberikan tekanan tersendiri. Disarankan peningkatan anggaran, pelatihan SDM, dan koordinasi lintas sektor untuk menjamin keberlanjutan serta ketepatan sasaran bantuan di masa depan.
Copyrights © 2026