CV Bumi Agro Technology merupakan perusahaan hortikultura yang berlokasi di Jalan Baruajak, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Perusahaan ini memproduksi berbagai komoditas sayuran daun dengan karakteristik produk yang mudah rusak dan rentan mengalami kehilangan hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan usaha tani dan menentukan faktor prioritas keberlanjutan usaha. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan yang terdiri dari pemilik perusahaan, supervisor kebun, tim riset dan pengembangan, serta empat pekerja lapangan. Analisis dilakukan menggunakan metode Rapid Appraisal for Farming (RAP-Farm) berbasis Multidimensional Scaling (MDS) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan faktor dan strategi prioritas keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan usaha tani secara multidimensi berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks 50,36. Secara dimensi, indeks keberlanjutan ekonomi sebesar 27,99 (kurang berkelanjutan), lingkungan sebesar 63,89 (cukup berkelanjutan), dan sosial sebesar 59,19 (cukup berkelanjutan). Faktor prioritas keberlanjutan meliputi rasio standar upah pada dimensi ekonomi, pengendalian gulma dan hama pada dimensi lingkungan, serta sistem perekrutan tenaga kerja pada dimensi sosial. Strategi alternatif prioritas yang direkomendasikan secara keseluruhan yaitu diversifikasi usaha, untuk dimensi ekonomi dan lingkungan adalah penguatan kualitas dan kontinuitas, serta untuk dimensi sosial adalah penguatan komitmen dan kemitraan untuk mendukung keberlanjutan usaha tani jangka panjang.
Copyrights © 2026