Agroeduwisata kopi luwak merupakan inovasi agribisnis berbasis wisata yang berpotensi meningkatkan nilai tambah dan daya tarik destinasi. Namun, optimalisasi pemasaran digital masih menghadapi kendala dalam konsistensi strategi dan pemanfaatan media secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pemasaran digital, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta merumuskan strategi pemasaran yang efektif pada Wisata Edukasi Kopi Luwak Sumedang. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan mixed methods (sequential), yaitu analisis kualitatif yang dilanjutkan dengan penguatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan matriks IFE, EFE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran digital telah diterapkan melalui media sosial dan konten edukatif, namun belum optimal dalam hal konsistensi dan jangkauan promosi. Nilai matriks IFE sebesar 3,63 menunjukkan kondisi internal yang kuat, sedangkan nilai matriks EFE sebesar 3,41 menunjukkan peluang eksternal yang besar. Hasil analisis SWOT menempatkan usaha pada kuadran I (Strength–Opportunity), sehingga strategi yang tepat adalah strategi agresif (SO). Hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas adalah berkolaborasi dengan influencer dan content creator dengan nilai daya tarik tertinggi sebesar 7,56. Dengan demikian, penguatan pemasaran digital yang terintegrasi menjadi penting untuk meningkatkan daya saing usaha.Â
Copyrights © 2026