Karier di bidang perpajakan semakin penting seiring meningkatnya jumlah wajib pajak yang tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga profesional, seperti pegawai pajak dan konsultan pajak. Kondisi tersebut membuka peluang karier yang besar bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, persepsi, dan self-efficacy terhadap minat mahasiswa berkarier di bidang perpajakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada 95 responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, skripsi, dan berbagai laporan ilmiah. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa berkarier di bidang perpajakan. Sebaliknya, persepsi dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat tersebut. Secara simultan, pengetahuan perpajakan, persepsi, dan self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa berkarier di bidang perpajakan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis, khususnya persepsi dan keyakinan terhadap kemampuan diri, memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan pengetahuan perpajakan dalam membentuk minat mahasiswa untuk berkarier di bidang perpajakan.
Copyrights © 2026