Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi kelembagaan Gapoktan serta kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan petani di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) dengan desain sekuensial eksplanatori. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menggali fenomena lapangan serta menyusun indikator instrumen. Tahap kuantitatif menggunakan kuesioner dengan 22 indikator yang disebarkan kepada 200 responden petani anggota Gapoktan, dan dianalisis dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan AMOS. Analisis dilakukan melalui uji asumsi, Confirmatory Factor Analysis (CFA), uji kelayakan model, uji validitas dan reliabilitas konstruk, serta pengujian pengaruh langsung maupun tidak langsung antar variabel laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kelembagaan Gapoktan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani, baik secara langsung maupun melalui variabel mediasi. Seluruh indikator memiliki factor loading di atas 0,50, nilai AVE berada pada rentang 0,58–0,67, Composite Reliability (CR) pada rentang 0,81–0,87, serta Cronbach’s Alpha antara 0,79–0,86, sehingga instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Uji kelayakan model menghasilkan nilai CMIN/DF = 1,290, RMSEA = 0,045, CFI = 0,921, TLI = 0,908, sedangkan GFI = 0,804 dan AGFI = 0,777 menunjukkan kriteria marginal fit, namun secara keseluruhan model dinyatakan layak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas implementasi kelembagaan Gapoktan di Kecamatan Secanggang mampu meningkatkan pendapatan petani secara signifikan.
Copyrights © 2026