Perkembangan usaha coffee shop yang pesat meningkatkan persaingan, sehingga Seckopi coffee shop perlu melakukan evaluasi terhadap penerapan bauran pemasaran guna memenuhi kepuasan konsumen. Studi mengenai kepuasan konsumen pada coffee shop telah banyak dilakukan pada wilayah perkotaan besar dengan tingkat persaingan dan karakteristik konsumen yang berbeda, oleh karena itu penelitian ini mengisi kesenjangan dalam memahami perilaku dan kepuasan konsumen coffee shop di wilayah non-metropolitan yang masih terbatas seperti Kota Duri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepentingan dan kinerja atribut bauran pemasaran (7P) serta tingkat kepuasan konsumen terhadap penerapan bauran pemasaran pada Seckopi di Kota Duri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling terhadap 100 konsumen Seckopi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik konsumen, Importance Performance Analysis (IPA) untuk menganalisis tingkat kepentingan dan kinerja atribut bauran pemasaran, serta Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen secara keseluruhan. Hasil analisis Importance Performance Analysis pada diagram kartesius menunjukkan bahwa yang menjadi prioritas utama perbaikan yaitu atribut variasi menu, keterjangkauan harga, akses parkir, dan desain interior tempat. Hasil perhitungan Customer Satisfaction Index menunjukkan nilai sebesar 80,05% yang berada pada kategori puas. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum penerapan bauran pemasaran di Seckopi telah mampu memenuhi harapan konsumen, meskipun masih terdapat beberapa atribut yang perlu ditingkatkan untuk mencapai tingkat kepuasan yang lebih optimal.
Copyrights © 2026