Tomat sayur merupakan komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi oleh rumah tangga sebagai bahan masakan sehari-hari. Sifatnya yang mudah rusak menjadikan kualitas fisik tomat sangat bergantung pada sistem penanganan selama distribusi, yang dapat berbeda antara pasar tradisional dan pasar modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen rumah tangga yang membeli tomat sayur di pasar tradisional dan pasar modern, serta mengukur tingkat kepuasan mereka terhadap atribut tomat sayur di kedua jenis pasar tersebut. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada salah satu pasar tradisional dan pasar modern yang ada di kecamatan tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden, masing-masing 50 responden di setiap pasar. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif untuk karakteristik konsumen dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen pasar tradisional didominasi oleh ibu rumah tangga berusia lebih tua, berpendidikan SMA, dan berpendapatan rendah, sedangkan konsumen pasar modern cenderung berusia lebih muda, berpendidikan perguruan tinggi, dan berpendapatan lebih tinggi. Tingkat kepuasan konsumen di kedua pasar berada pada kategori puas, dengan nilai CSI yang tidak berbeda jauh. Pasar modern secara konsisten mencatatkan nilai kepuasan lebih tinggi pada seluruh atribut, mengindikasikan bahwa sistem penanganan produk yang lebih baik berkontribusi pada kepuasan konsumen yang lebih baik.
Copyrights © 2026