Transformasi administrasi perpajakan melalui Sistem Coretax menuntut penerimaan pengguna agar implementasinya dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan terhadap penggunaan Sistem Coretax pada Wajib Pajak di KPP Pratama Cileungsi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 75 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan Sistem Coretax. Secara simultan, kedua variabel juga memberikan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerimaan terhadap Coretax sangat dipengaruhi oleh sejauh mana wajib pajak menilai sistem tersebut bermanfaat, efisien, dan mudah digunakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas antarmuka, kemudahan navigasi, keandalan sistem, serta edukasi pengguna untuk memperkuat adopsi layanan perpajakan digital.
Copyrights © 2026